Apa Saja yang Membatalkan Puasa? dan Keutamaan Puasa di Masjidil Haram

Kategori : Umroh, Hiburan, Edukasi, Tips, Ditulis pada : 23 Februari 2026, 13:43:51

Screenshot 2026-02-23 134641.png

Apa Saja yang Membatalkan Puasa?

Berikut adalah hal-hal yang dapat membatalkan puasa menurut syariat Islam:

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Segala bentuk makan dan minum yang dilakukan secara sadar dan sengaja saat waktu puasa (dari terbit fajar hingga terbenam matahari) membatalkan puasa. Jika dilakukan karena lupa, maka puasa tetap sah.

2. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari

Melakukan hubungan intim pada siang hari di bulan Ramadhan membatalkan puasa dan mewajibkan kafarat (denda) yang berat.

3. Muntah dengan Sengaja

Jika seseorang sengaja memuntahkan isi perutnya, maka puasanya batal. Namun jika muntah terjadi tanpa disengaja, puasanya tetap sah.

4. Keluar Mani dengan Sengaja

Mengeluarkan mani karena perbuatan sengaja seperti onani atau rangsangan tertentu dapat membatalkan puasa.

5. Haid dan Nifas

Wanita yang mengalami haid atau nifas, puasanya batal dan wajib mengganti di hari lain.

6. Hilang Akal atau Murtad

Kehilangan akal (gila atau pingsan sepanjang hari) serta keluar dari agama Islam (murtad) membatalkan puasa.

Memahami hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah kita tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.

 

 

 

Screenshot 2026-02-23 134830.png

Keutamaan Puasa di Masjidil Haram

 

Berpuasa di Tanah Suci memiliki nilai spiritual yang luar biasa. Terlebih jika dilaksanakan di Makkah, kota paling mulia dalam Islam.

Berikut beberapa keutamaan puasa di Masjidil Haram:

 

1. Pahala Berlipat Ganda

Shalat di Masjidil Haram memiliki keutamaan setara dengan 100.000 kali shalat di masjid lain. Ibadah lain seperti puasa, sedekah, dan dzikir di tempat ini juga memiliki nilai pahala yang berlipat ganda.

2. Berbuka Puasa di Depan Ka’bah

Berbuka puasa dengan latar Ka'bah adalah pengalaman spiritual yang sangat menggetarkan hati. Doa saat berbuka puasa termasuk doa yang mustajab.

3. Suasana Ibadah yang Khusyuk

Lingkungan yang dipenuhi jutaan umat Muslim dari berbagai negara menciptakan atmosfer ibadah yang luar biasa khusyuk dan penuh kekhidmatan.

4. Kesempatan Mendapat Lailatul Qadar

Menjalankan ibadah di Masjidil Haram saat 10 malam terakhir Ramadhan memberikan peluang besar meraih malam Lailatul Qadar dengan pahala setara 1.000 bulan.

5. Memperkuat Keimanan dan Ketakwaan

Puasa di Tanah Suci bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momentum hijrah spiritual dan memperbaiki diri secara menyeluruh.

 


Tips Menjaga Puasa Saat Umroh di Bulan Ramadhan

 

Bagi jamaah umroh yang menjalankan puasa di Makkah, berikut beberapa tips penting:

  • Perbanyak minum saat sahur dan berbuka

  • Hindari aktivitas berat di siang hari

  • Istirahat cukup

  • Perbanyak ibadah ringan seperti dzikir dan tilawah

  • Konsultasikan kondisi kesehatan sebelum berangkat

Puasa di Masjidil Haram bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga perjalanan ruhani yang mendalam.

 


 

Kesimpulan

Mengetahui apa saja yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah kita tetap sah dan bernilai pahala. Sementara itu, menjalankan puasa di Masjidil Haram memberikan keutamaan luar biasa berupa pahala berlipat, suasana ibadah yang khusyuk, dan pengalaman spiritual yang tak terlupakan.

Bagi Anda yang berencana umroh di bulan Ramadhan, ini adalah kesempatan emas untuk meraih pahala maksimal di Tanah Suci.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id