Rukun dan Wajib Umroh: Panduan Lengkap Agar Ibadah Sah
Melaksanakan ibadah umroh bukan hanya soal berangkat ke Tanah Suci, tetapi juga memahami rukun dan wajib umroh agar ibadah yang dijalankan sah menurut syariat Islam. Banyak jamaah yang belum memahami perbedaan antara rukun dan wajib umroh, padahal keduanya memiliki konsekuensi hukum yang berbeda.
Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami tentang rukun umroh, wajib umroh, serta perbedaannya, khususnya bagi calon jamaah pemula.

Pengertian Rukun dan Wajib Umroh
Apa Itu Rukun Umroh?
Rukun umroh adalah amalan pokok dalam ibadah umroh yang tidak boleh ditinggalkan. Jika salah satu rukun tidak dikerjakan, maka umroh tidak sah, dan tidak bisa diganti dengan dam.
Apa Itu Wajib Umroh?
Wajib umroh adalah amalan yang harus dilaksanakan, namun jika terlewat atau ditinggalkan karena uzur, maka umroh tetap sah dengan catatan wajib membayar dam (denda).
Rukun Umroh yang Wajib Dilaksanakan
Berikut adalah 5 rukun umroh yang harus dilakukan secara tertib:
1. Ihram
Ihram adalah niat memulai ibadah umroh dari miqat yang telah ditentukan, disertai larangan-larangan ihram.
Niat umroh:
“Labbaika ‘umratan”
2. Thawaf
Thawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 putaran, dimulai dari Hajar Aswad dan dilakukan berlawanan arah jarum jam.
3. Sa’i
Sa’i adalah berjalan atau berlari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali perjalanan.
4. Tahallul
Tahallul dilakukan dengan mencukur atau memotong rambut, minimal 3 helai rambut, sebagai tanda keluar dari keadaan ihram.
5. Tertib
Tertib berarti melaksanakan rukun umroh sesuai urutan, tidak boleh terbalik.
Wajib Umroh yang Perlu Diperhatikan
Selain rukun, jamaah juga wajib memperhatikan hal-hal berikut:
1. Ihram dari Miqat
Jamaah wajib berniat ihram dari miqat yang telah ditentukan sesuai arah kedatangan.
2. Menjauhi Larangan Ihram
Selama dalam keadaan ihram, jamaah wajib meninggalkan larangan seperti:
-
Memotong rambut dan kuku
-
Menggunakan wewangian
-
Menutup kepala bagi pria
-
Melakukan hubungan suami istri
Jika melanggar, maka dikenakan dam sesuai ketentuan.
Kesalahan Umum Jamaah Terkait Rukun dan Wajib Umroh
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
Berniat ihram melewati miqat
-
Tidak tertib dalam pelaksanaan rukun
-
Tidak memahami larangan ihram
-
Menganggap wajib umroh sama dengan rukun
Oleh karena itu, mengikuti manasik umroh sebelum keberangkatan sangat dianjurkan.
Penutup
Memahami rukun dan wajib umroh adalah kunci agar ibadah yang dijalankan sah, tertib, dan sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ. Dengan ilmu yang benar dan pendampingan dari travel umroh yang profesional, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan khusyuk.
