Ini Dia Tata Cara Pelaksanaan Tahallul Saat Ibadah Haji dan Umrah

Kategori : Haji, Umrah, Ditulis pada : 31 Oktober 2025, 14:42:42

Ketika menjalankan ibadah haji dan umrah, ada aktivitas yang tidak boleh dilewatkan yaitu rukun haji dan umrah. Rukun wajib dikerjakan karena apabila tidak dilakukan maka haji dan umrah Anda tidak sah. Sebagai orang muslim, Anda wajib mengetahui tata cara rukun haji dan umrah. Karena, haji adalah salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan.

Di antara rukun haji yang tampaknya sepele namun penting adalah tahallul. Apa itu tahallul? Tahallul adalah mencukur rambut sebagian atau keseluruhan saat mengerjakan haji dan umrah, setelah rukun sa’i. secara bahasa, tahallul artinya “menjadi boleh atau halal”. Maksudnya, tahallul merupakan pertanda bahwa seorang jamaah haji dan umrah telah dihalalkan melakukan hal-hal yang menjadi larangan saat ihram. 

25.jpg

Photo by Nick Demou from Pexels

Dengan dilaksanakannya tahallul, berakhir pula rangkaian ibadah umrah yang Anda laksanakan. Bisa dibilang, tahallul adalah rukun paling dalam rangkaian ibadah umrah yang wajib Anda kerjakan. Kemudian, bagaimana tata cara pelaksanaan tahallul tersebut?

Berikut ini akan uraikan tentang tahallul. Sebaiknya, Anda mengetahui tentang tata cara tahallul ini jauh sebelum Anda menunaikan haji atau umrah. Sehingga, Anda tak bingung apa yang harus Anda kerjakan meskipun nantinya Anda akan dibimbing oleh ketua rombongan atau jamaah. Yuk, simak artikelnya sampai selesai ya!

Cara Pelaksanaan Tahallul

Seperti yang telah dibahas dalam pengertian di atas, cara mengerjakan tahallul adalah dengan mencukur sebagian rambut atau seluruhnya. Sebagai dasarnya adalah firman Allah SWT dalam Q.S. Al Fath ayat 27 yang artinya:

“Sesungguhnya kamu tetap memasuki Masjidil Haram (pada waktu tertentu ) dalam kondisi aman (menyempurnakan ibadah) dengan mencukur kepalamu, atau jika tidak menggunting sedikit rambutnya..”

Mengenai tahallul ini, para ulama bersepakat bahwa tahallul terbagi menjadi 2 cara yaitu tahallul pertama atau disebut juga dengan tahallul awal serta tahalul kedua atau tahallul tsani. 

Secara singkat, tahallul awal adalah ketika|saat) jamaah sudah menjalankan dua dari tiga amalan haji yakni melempar jumroh Aqobah, mencukur rambut serta thawaf ifadhah. Jadi, dapat dikatakan bahwa ia sudah mengerjakan tahallul pertama dan telah bebas dari larangan ihram kecuali berhubungan suami istri dan melangsungkan pernikahan.

26.jpg

Photo by mostafa meraji on Unsplash

Sedangkan tahallul tsani adalah ketika jamaah telah melaksanakan tiga amalan haji yang disebutkan di atas, maka halal baginya melakukan seluruh larangan yang tidak dihalalkan dikerjakan saat ihram antara lain, mengenakan pakaian berjahit, memakai wewangian termasuk berhubungan suami istri serta melangsungkan akad nikah.

Tahallul dikerjakan setelah melaksanakan rukun sa’i, yaitu saat berada di bukit Marwa. Bagi jamaah laki-laki, boleh memotong sebagian saja namun akan lebih baik apabila mencukur keseluruhan rambut menurut yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Pastinya, bagi yang ingin mencukur seluruh rambutnya tidak dilakukan di sekitar bukit Marwa tapi di luar Masjidil Haram.

Mengapa harus keseluruhan? Karena terdapat keutamaan jika seseorang yang haji atau umrah mencukur habis rambutnya. Dalam riwayat disebutkan bahwa Nabi SAW mendoakan satu kali kepada orang yang mencukur sebagian rambutnya, namun bagi orang yang mencukur habis rambutnya maka Rasulullah mendoakan sebanyak tiga kali. Tentunya, Anda ingin Rasulullah mendoakan lebih banyak bukan? Kecuali, bagi laki-laki yang tidak memiliki rambut, maka cukup dengan isyarat mencukur rambut.

Sedangkan bagi jamaah perempuan, hanya dengan memangkas paling sedikit tiga helai dari rambutnya yang dipotong oleh jamaah wanita lain, suami atau mahramnya yang telah melakukan tahallul juga. Yang perlu diperhatikan, terutama bagi jamaah perempuan, harus lebih hati-hati ketika pelaksanaan tahallul. Usahakan supaya aurat tetap terjaga ketika memotong rambut sebab rambut termasuk bagian dari aurat muslimah.

Hikmah Tahallul

Tahallul dilakukan dengan cara memangkas rambut. Hal ini menjadi tanda sudah bebas dari larangan saat ihram. Selain itu, tahallul memiliki arti pembersihan diri, meninggalkan pikiran-pikiran kotor, menjauhi hal yang tak berguna dan seterusnya. Setelahnya, dapat Anda lanjutkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melakukan kebaikan-kebaikan setelah pulang dari haji atau umrah.

Dari tahallul Anda bisa belajar, untuk meningkatkan keimanan pada Allah SWT. Layaknya membersihkan diri dari dosa-dosa, keburukan, sifat yang tidak baik dalam diri kita, serta berusaha untuk memperbaiki amalan yang dahulu sering Anda lupakan sebelum melaksanakan haji dan umrah. Tentunya ibadah yang Anda kerjakan selama haji atau umrah akan semakin meningkatkan semangat Anda dalam beribadah.

Tahallul adalah rukun haji dan umrah yang terakhir. Dengan mengerjakan tahallul, selesai sudah rangkaian ibadah haji dan umrah Anda. Nah, itu dia beberapa informasi seputar tahallul dalam rukun haji dan umrah. Semoga artikel ini bermanfaat, khususnya untuk Anda yang tengah mempersiapkan perjalanan ibadah haji dan umrah ke Baitullah.

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id